Kamis, 24 November 2016

MANUSIA DAN KEADILAN



BULLYING

Bullying merupakan sejumlah perlakuan kasar dan kejam yang ditujukan pada seseorang atau kelompok tertentu secara berulang-ulang untuk menyakiti perasaan atau fisiknya. Bullying yang dilakukan oleh sebuah kelompok, biasa disebut mobbing. Bullying bisa terjadi dimana saja, di sekolah, di tempat kerja, di dunia maya (internet), dalam pergaulan antar tetangga, bahkan dalam keluarga.
Sejumlah perilaku yang termasuk bullying tergolong dalam 3 bentuk kekerasan, yaitu kekerasan fisik, verbal (ucapan) dan kekerasan emosional. Kenali perilaku-perilaku apa saja yang termasuk bullying, yang diantaranya seperti tersebut di bawah ini:
-          Memberikan panggilan yang menghina/menyakitkan pada seseorang atau kelompok.
-          Perilaku mengancam dan mengintimidasi seperti jalan memepeti, mengacungkan senjata tajam ke arah seseorang. Bahkan pandangan mata pun bisa menyiratkan ancaman.
-          Terus menerus mengusik atau mengolok-olok dengan kata-kata kasar.
-          Mempermalukan seseorang di depan umum.
-          Menyebarkan fitnah atau gosip yang tidak sedap.
-          Mengacuhkan, meninggalkan, memperlakukan seseorang atau suatu kelompok seolah tidak ada (eksis) atau tidak penting.
-          Memukul, melempari, menyakiti atau menyerang secara fisik.
-          Mencuri atau merusak barang milik pribadi atau kelompok tertentu.



Pelaku bullying seringkali menyakiti targetnya dengan mengucapkan hal-hal buruk yang berkaitan dengan berat badan atau fisik tubuh lainnya, keluarga, jenis kelamin, agama, suku atau kebudayaan. Biasanya dilakukan oleh orang-orang yang ingin punya kekuatan  dan ingin diakui; kepada mereka yang dianggap ‘berbeda’

Menjadi target bullying sama sekali tidak menyenangkan, seringkali membuat kita takut dan sedih. Jika terus menerus terjadi, pada titik tertentu bisa membuat seseorang sangat cemas dan tertekan sehingga mengganggu prestasi belajar dan kondisi psikologisnya. Bullying bisa mengakibatkan trauma dan tekanan jiwa yang berkepanjangan. Ya, karenanya bullying termasuk kekerasan yang tidak bisa ditolerir. Di Amerika, pelaku bullying bahkan bisa dijerat hukum.

Jika kamu pernah mengalami bullying, kamu harus tahu bahwa itu tidak layak untukmu, Tidak ada yang salah dengan dirimu. Para pelaku bullying justru akan senang dan makin menjadi-jadi jika mendapati targetnya merasa tak berdaya atau merasa buruk tentang dirinya sendiri. Ingatlah, mereka hanya bisa merasa hebat saat merendahkan harga diri orang lain.

Istilah bullying baru-baru ini populer sekali walau sebenarnya berbagai bentuk prakteknya sudah sejak dahulu ada, dimana saja. Mengapa? Salah satunya karena belum ada istilah Indonesia yang tepat untuk mewakili apa itu bullying, sebuah kata yang mengandung makna luas. Di kalangan anak dan remaja Indonesia, bullying mungkin lebih dikenal dengan istilah ‘penggencetan’, dan ‘palak’ atau ‘dipalak’ adalah salah satu bentuknya.

Berikut ini ialah Cara menghadapi Bullying disekitar anda:
-          Berbicaralah dengan orang lain
Ketika mengalami masalah ini, berbicaralah dengan orang lain dan beritahukan pada orang terdekat Anda atau pun yang berwenang. Misalnya Anda seorang remaja yang ditindas oleh beberapa anak di sekolah atau Anda adalah seorang karyawan yang di bully oleh rekan kerja yang lain, bicarakan hal ini dengan seseorang yang berwenang. Berbicara dengan seorang manajer, orangtua, seorang konselor, atau pun guru. Berbicara adalah salah satu cara yang paling penting untuk menangani bullying. Apabila Anda tidak berbuat sesuatu pada hal ini; tindakan ini akan terus membuntuti Anda.

-          Pastikan Anda didengar
Kadang-kadang Anda harus memberitahu lebih dari satu orang. Ini adalah fakta yang disayangkan bahwa kadang-kadang orang yang mengetahui hal ini tidak melakukan apa pun. Mereka tidak berpikir serius, mereka tidak tahu bagaimana untuk menanganinya, dan ada juga yang berpikir tindakan ini hanya perbuatan yang kekanak-kanakan dan tidak penting. Dengan memberitahu lebih dari satu orang terdekat Anda, akan memastikan bahwa Anda didengar dan mereka menanggapinya dengan benar-benar serius.

-          Hindari situasi tersebut
Ini memang sedikit rumit, karena toh pastinya Anda tidak ingin mengalami situasi ini. Tak usah dikatakan bahwa salah satu cara yang paling efektif untuk menangani bullying adalah dengan membawa diri Anda keluar dari situasi ini. Anda dapat menemukan cara baru untuk berjalan ke sekolah atau duduk di tempat lain di kantin.

-          Tunjukkan bahwa Anda tidak takut
Menunjukkan bahwa Anda tidak takut juga merupakan cara penting untuk menangani bullying. Terkadang bila si pengganggu memiliki naluri seperti binatang liar. Mereka merasakan ketakutan dan kelemahan dan mereka menggunakan kelemahan yang dirasakan untuk mengganggu orang lain.

-          Tidak membalas dengan hal yang sama
Membalas dengan hal yang sama bukanlah tindakan yang terpuji dan patut untuk dilakukan. Kebencian tidak harus ditanggapi dengan kebencian, karena permasalahan tidak akan ada habisnya; yang ada malah menciptakan siklus yang berkelanjutan. Jadi sebaiknya Anda tidak membalas dengan hal yang sama.

-          Beranikan diri untuk membela diri sendiri
Beranikan diri untuk membela diri sendiri; jika bukan Anda yang membela diri Anda sendiri siapa lagi yang akan memulainya. Ada beberapa cara untuk melakukannya, cara-cara seperti poin di atas termasuk salah satu cara untuk membela diri.

-          Jangan terlihat lemah
Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu yang melibatkan si pengganggu Anda. Sekali lagi, ia akan melihat bahwa Anda rentan dan lemah, dan hal ini lah yang memberi kekuatan bagi si  pengganggu. Tidak usah terlibat dalam kekerasan atau terpancing emosi, dan jangan biarkan si pengganggu melihat Anda menangis.

-          Cari dukungan
Jika tidak bisa diatasi sendiri, carilah bantuan dan dukungan. Adanya kelompok-kelompok pendukung mungkin bisa membantu dan memberikan dukungan moril, terutama dalam kasus-kasus bullying yang ekstrim. Hal yang paling penting untuk diingat adalah bahwa Anda tidak sendirian, orang lain juga bisa mengalami hal yang sama, dan Anda akan lebih kuat bersama-sama daripada Anda menghadapinya sendirian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar