BULLYING
Bullying
merupakan sejumlah perlakuan kasar dan kejam yang ditujukan pada seseorang atau
kelompok tertentu secara berulang-ulang untuk menyakiti perasaan atau fisiknya.
Bullying yang dilakukan oleh sebuah kelompok, biasa disebut mobbing. Bullying
bisa terjadi dimana saja, di sekolah, di tempat kerja, di dunia maya
(internet), dalam pergaulan antar tetangga, bahkan dalam keluarga.
Sejumlah
perilaku yang termasuk bullying tergolong dalam 3 bentuk kekerasan, yaitu
kekerasan fisik, verbal (ucapan) dan kekerasan emosional. Kenali
perilaku-perilaku apa saja yang termasuk bullying, yang diantaranya seperti
tersebut di bawah ini:
-
Memberikan panggilan yang
menghina/menyakitkan pada seseorang atau kelompok.
-
Perilaku mengancam dan mengintimidasi
seperti jalan memepeti, mengacungkan senjata tajam ke arah seseorang. Bahkan
pandangan mata pun bisa menyiratkan ancaman.
-
Terus menerus mengusik atau
mengolok-olok dengan kata-kata kasar.
-
Mempermalukan seseorang di depan umum.
-
Menyebarkan fitnah atau gosip yang tidak
sedap.
-
Mengacuhkan, meninggalkan, memperlakukan
seseorang atau suatu kelompok seolah tidak ada (eksis) atau tidak penting.
-
Memukul, melempari, menyakiti atau
menyerang secara fisik.
-
Mencuri atau merusak barang milik
pribadi atau kelompok tertentu.
Pelaku
bullying seringkali menyakiti targetnya dengan mengucapkan hal-hal buruk yang
berkaitan dengan berat badan atau fisik tubuh lainnya, keluarga, jenis kelamin,
agama, suku atau kebudayaan. Biasanya dilakukan oleh orang-orang yang ingin punya
kekuatan dan ingin diakui; kepada mereka
yang dianggap ‘berbeda’
Menjadi
target bullying sama sekali tidak menyenangkan, seringkali membuat kita takut
dan sedih. Jika terus menerus terjadi, pada titik tertentu bisa membuat
seseorang sangat cemas dan tertekan sehingga mengganggu prestasi belajar dan
kondisi psikologisnya. Bullying bisa mengakibatkan trauma dan tekanan jiwa yang
berkepanjangan. Ya, karenanya bullying termasuk kekerasan yang tidak bisa
ditolerir. Di Amerika, pelaku bullying bahkan bisa dijerat hukum.
Jika
kamu pernah mengalami bullying, kamu harus tahu bahwa itu tidak layak untukmu,
Tidak ada yang salah dengan dirimu. Para pelaku bullying justru akan senang dan
makin menjadi-jadi jika mendapati targetnya merasa tak berdaya atau merasa buruk
tentang dirinya sendiri. Ingatlah, mereka hanya bisa merasa hebat saat
merendahkan harga diri orang lain.
Istilah
bullying baru-baru ini populer sekali walau sebenarnya berbagai bentuk
prakteknya sudah sejak dahulu ada, dimana saja. Mengapa? Salah satunya karena
belum ada istilah Indonesia yang tepat untuk mewakili apa itu bullying, sebuah
kata yang mengandung makna luas. Di kalangan anak dan remaja Indonesia,
bullying mungkin lebih dikenal dengan istilah ‘penggencetan’, dan ‘palak’ atau
‘dipalak’ adalah salah satu bentuknya.
Berikut
ini ialah Cara menghadapi Bullying disekitar anda:
-
Berbicaralah dengan orang lain
Ketika
mengalami masalah ini, berbicaralah dengan orang lain dan beritahukan pada
orang terdekat Anda atau pun yang berwenang. Misalnya Anda seorang remaja yang
ditindas oleh beberapa anak di sekolah atau Anda adalah seorang karyawan yang
di bully oleh rekan kerja yang lain, bicarakan hal ini dengan seseorang yang
berwenang. Berbicara dengan seorang manajer, orangtua, seorang konselor, atau pun
guru. Berbicara adalah salah satu cara yang paling penting untuk menangani
bullying. Apabila Anda tidak berbuat sesuatu pada hal ini; tindakan ini akan
terus membuntuti Anda.
-
Pastikan Anda didengar
Kadang-kadang
Anda harus memberitahu lebih dari satu orang. Ini adalah fakta yang disayangkan
bahwa kadang-kadang orang yang mengetahui hal ini tidak melakukan apa pun.
Mereka tidak berpikir serius, mereka tidak tahu bagaimana untuk menanganinya,
dan ada juga yang berpikir tindakan ini hanya perbuatan yang kekanak-kanakan
dan tidak penting. Dengan memberitahu lebih dari satu orang terdekat Anda, akan
memastikan bahwa Anda didengar dan mereka menanggapinya dengan benar-benar
serius.
-
Hindari situasi tersebut
Ini
memang sedikit rumit, karena toh pastinya Anda tidak ingin mengalami situasi
ini. Tak usah dikatakan bahwa salah satu cara yang paling efektif untuk
menangani bullying adalah dengan membawa diri Anda keluar dari situasi ini.
Anda dapat menemukan cara baru untuk berjalan ke sekolah atau duduk di tempat
lain di kantin.
-
Tunjukkan bahwa Anda tidak takut
Menunjukkan
bahwa Anda tidak takut juga merupakan cara penting untuk menangani bullying.
Terkadang bila si pengganggu memiliki naluri seperti binatang liar. Mereka
merasakan ketakutan dan kelemahan dan mereka menggunakan kelemahan yang
dirasakan untuk mengganggu orang lain.
-
Tidak membalas dengan hal yang sama
Membalas
dengan hal yang sama bukanlah tindakan yang terpuji dan patut untuk dilakukan.
Kebencian tidak harus ditanggapi dengan kebencian, karena permasalahan tidak
akan ada habisnya; yang ada malah menciptakan siklus yang berkelanjutan. Jadi
sebaiknya Anda tidak membalas dengan hal yang sama.
-
Beranikan diri untuk membela diri
sendiri
Beranikan
diri untuk membela diri sendiri; jika bukan Anda yang membela diri Anda sendiri
siapa lagi yang akan memulainya. Ada beberapa cara untuk melakukannya,
cara-cara seperti poin di atas termasuk salah satu cara untuk membela diri.
-
Jangan terlihat lemah
Jangan
menghabiskan terlalu banyak waktu yang melibatkan si pengganggu Anda. Sekali
lagi, ia akan melihat bahwa Anda rentan dan lemah, dan hal ini lah yang memberi
kekuatan bagi si pengganggu. Tidak usah
terlibat dalam kekerasan atau terpancing emosi, dan jangan biarkan si pengganggu
melihat Anda menangis.
-
Cari dukungan
Jika
tidak bisa diatasi sendiri, carilah bantuan dan dukungan. Adanya
kelompok-kelompok pendukung mungkin bisa membantu dan memberikan dukungan
moril, terutama dalam kasus-kasus bullying yang ekstrim. Hal yang paling
penting untuk diingat adalah bahwa Anda tidak sendirian, orang lain juga bisa
mengalami hal yang sama, dan Anda akan lebih kuat bersama-sama daripada Anda
menghadapinya sendirian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar