Definisi Sistem Informasi Psikologi menurut ahli
Definisi
Informasi
Jogiyanto (1999)
mendefinisikan informasi sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk
yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu
kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Amsyah (2005)
menyatakan bahwa informasi adalah data yang sudah diolah, dibentuk,
dimanipulasi, sesuai dengan keperluan tertentu.
Menurut Gaol (2008)
informasi adalah segala sesuatu keterangan yang bermanfaat untuk para pengambil
keputusan atau manajer dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang sudah
ditetapkan sebelumnya.
Menurut Haryadi (2009)
informasi dapat didefinisikan sebagai hasil pengolahan data dalam suatu bentuk
yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan
kejadian-kejadian yang nyata.
Menurut Kusrini &
Kaniyo (2007) informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk
yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
Dari definisi tokoh
diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa infotmasi merupakan sebuah data yang
menggambarkan suatu sumber yang dibutuhkan manusia.
Definisi
Psikologi
Dakir (1993) mengatakan
bahwa psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang manusia dan hubungannya
dengan lingkungan
Syah (2001) menjelaskan
bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka
dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam
hubungannya dengan lingkungan.
Menurut Plotnik (2005)
psikologi merupakan studi yang sistematik dan ilmiah tetntang perilaku dan
proses mental.
Menurut Basuki (2008) psikologi
ialah ilmu pengetahuan ilmiah yang mempelajari perilaku, sebagai menifestasi
dari kesadaran proses mental, aktivitas motorik, kognitif, & emosional.
Menurut Colman (2016) psikologi
adalah ilmu tentang sifat, fungsi, dan fenomena perilaku dan pengalaman mental.
Dari beberapa definisi
tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa psikologi merupakan ilmu yang mempelajari
tingkah laku manusia serta pengalaman dalam kehidupan manusia.
Definisi
Sistem Informasi
Sistem Informasi adalah
suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi
akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan
pengendalian (Lucas, 1989).
Alter (1992)
berpendapat bahwa sistem informasi adalah sebagai tipe khusus dari sistem kerja
dimana manusia dan mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya
untuk memproduksi produk tertentu dan jasa bagi pelanggan.
Menurut Kertahadi
(2007) sistem informasi merupakan alat peyajian data informasi dengan berbagai
bentuk agar bermanfaat untuk penerima. Dan memiliki tujuan yaitu memberikan
informasi dalam perncanaan, memulai, pengorganisasian, operasional perusahaan
dalam pelayanan sinergi organisai dalam proses pengendalian pengambilan
keputusan.
McLeod
(2010) mengungkapkan bahwa sistem informasi merupakan sistem yang memiliki
kemampuan mengumpulkan informasi dari sumber dan memakai beberapa media untuk
menampilkan informasi.
Sutabri
(2012) menjelaskan bahwa sistem informasi adalah sebuah sistem dalam suatu organisasi,
dimana sistem tersebut dapat mempertemukan kebutuhan akan pengolahan data
transaksi yang dapat mendukung fungsi manajerial sebuah organisasi.
Dari
beberapa definisi sistem informasi menurut tokoh diatas dapat disimpulkan bahwa
sistem informasi ialah sebuah alat penyedia informasi yang dapat digunakan
sebagai kebutuhan hidup manusia.
Definisi
Sistem Informasi Psikologi
Menurut Gaol (2008)
sistem informasi psikologi bertujuan mendapatkan pemahaman bagaimana manusia
pembuat keputusan merasa dan menggunakan informasi formal.
Dari keseluruhan uraian
mengenai sistem, Informasi, dan psikologi di atas, maka dapat kita coba tarik
kesimpulan bahwa definisi “Sistem Informasi Psikologi” adalah suatu sistem atau
tata cara yang merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi,
media, prosedur dan pengendalian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan, mengolah,
dan menyimpan data mengenai perilaku terlihat maupun tidak terlihat secara
langsung serta proses mental yang terjadi pada manusia sehingga data tersebut
dapat diubah menjadi informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu
seperti tujuan penelitian.
Daftar
Pustaka
Alter,
S. (1992). Information System: A
Management Perspective. California: Benjamin Cummings
Amsyah, Zulkifli. (2005).
Manajemen Sistem Informasi. Jakarta :
Garamedia Pustaka Utama.
Basuki, H. (2008). Psikologi Umum Seri Diklat Kuliah.
Jakarta ; Universitas Gunadarma.
Colman, A. M.
(2016). What is psychology?. Routledge: Oxford
Dakir. (1993). Dasar-Dasar Psikologi, Yogyakarta:
Pustaka Pelajar
Gaol.
(2008). Sistem Informasi Manajemen
Pemahaman dan Aplikasi. Jakarta: Penerbit PT Grasindo.
Haryadi.
(2009). Administrasi Perkantoran untuk Manajemen
& Staf. Jakarta Selatan: Transmedia Pustaka.
Jogiyanto.
(1999). Analisis dan Desain Sistem
Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Andi
Yogyakarta, Yogyakarta.
Kertahadi. (2007). Sistem Informasi Manajemen. PT Pustaka
Binaman Pressindo: Jakarta.
Kusrini.,
Kaniyo. (2007). Tuntunan Praktis
Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL
Server. Yogyakarta: Andi.
Lucas. (1989). Analisis, Desain Dan Implementasi System
Informasi. Jakarta: Erlangga
Mcleod. (2010). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta:
Salemba Empat.
Plotnik, R.
(2005). Introduction of psychology. Australia: Thomson &
Wadsworth
Sutabri. (2012). Analisis Sistem Informasi. Andi.
Yogyakarta
Syah. (1999). Psikologi Belajar, Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar