Senin, 21 Oktober 2019

Kaitan Antara Arsitektur Komputer dengan Sistem Kognisi Manusia


Kaitan antara Arsitektur Komputer dengan Sistem Kognisi Manusia
Komputer dan kognisi memiliki persamaan dalam hal memproses informasi. Jika dikaitkan dengan arsitektur komputer yang memiliki pengertian sebagai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, maka kognisi manusia lah yang turut berperan penting dalam pembuatannya. Manusia lah yang menciptakan komputer dengan sistem yang menyerupai kognisi manusia dengan maksud mempermudah manusia dalam pekerjaannya. Karena manusia memiliki otak yang melakukan proses memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan, berbahasa yang disebut sebagai kognisi. Arsitektur komputer dibuat untuk memudahkan manusia dalam menggunakan komputer. Hal ini terkait dengan proses koginif manusia dalam mengingat informasi. Misalnya tombol save menggunakan gambar disket dimana disket merupakan hardisk tempat menyimpan data dan tombol delete menggunakan gambar tempat sampah dimana tempat sampah merupakan tempat pembuangan apa saja yang sudah tidak digunakan lagi.

Persamaan dan Perbedaan Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia
Komputer dan kognisi manusia hampir sama yaitu mampu memproses informasi. Komputer dapat memproses informasi dikarenakan oleh kognisi (otak) manusia yang mengoperasikannya. Itulah sebabnya arsitektur computer dan struktur kognisi manusia berhubungan.
Selain persamaan, hal ini memiliki perbedaan juga dimana Arsitektur Komputer menggunakan sebuah sistem agar dapan mengolah informasi, sedangkan sistem kongisi manusia menggunakan otak untuk mencapai informasi


Kelebihan dan Kekurangan
Setiap unsur tentu memiliki kelebihan maupun kekurangan, disini yang jelas terlihat adalah arsitektur komputer jelas memiliki kelebihan dalam kecepatan, ketepatan, dan energi, tetapi hal tersebut juga merupakan kelebihan dari kognisi manusia yang mengoperasikannya. Kekurangannya tentu kognisi manusia memiliki energi terbatas, karena ada saatnya diistirahatkan. Begitu juga dengan komputer yang tidak bisa digunakan terlalu lama, jika terlalu lama akan merusak komputer itu sendiri.

DAFTAR PUSTAKA
Alfatta, H. (2007). Analisis dan perancangan informasi. Yogyakarta: Andi Offset
Solso, Maclin, Maclin. (2008). Psikologi kognitif. edisi kedelapan. Jakarta: Erlangga
Syafrizal, M. (2005). Pengantar jaringan komputer. Yogyakarta: Andi Offset

Tidak ada komentar:

Posting Komentar