Kaitan antara Arsitektur Komputer
dengan Sistem Kognisi Manusia
Komputer
dan kognisi memiliki persamaan dalam hal memproses informasi. Jika dikaitkan
dengan arsitektur komputer yang memiliki pengertian sebagai konsep perencanaan
dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, maka kognisi
manusia lah yang turut berperan penting dalam pembuatannya. Manusia lah yang
menciptakan komputer dengan sistem yang menyerupai kognisi manusia dengan
maksud mempermudah manusia dalam pekerjaannya. Karena manusia memiliki otak
yang melakukan proses memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan
melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar,
membayangkan, berbahasa yang disebut sebagai kognisi. Arsitektur komputer
dibuat untuk memudahkan manusia dalam menggunakan komputer. Hal ini terkait
dengan proses koginif manusia dalam mengingat informasi. Misalnya tombol save
menggunakan gambar disket dimana disket merupakan hardisk tempat menyimpan data
dan tombol delete menggunakan gambar tempat sampah dimana tempat sampah
merupakan tempat pembuangan apa saja yang sudah tidak digunakan lagi.
Persamaan dan Perbedaan Arsitektur
Komputer dan Struktur Kognisi Manusia
Komputer
dan kognisi manusia hampir sama yaitu mampu memproses informasi. Komputer dapat
memproses informasi dikarenakan oleh kognisi (otak) manusia yang
mengoperasikannya. Itulah sebabnya arsitektur computer dan struktur kognisi
manusia berhubungan.
Selain
persamaan, hal ini memiliki perbedaan juga dimana Arsitektur Komputer
menggunakan sebuah sistem agar dapan mengolah informasi, sedangkan sistem
kongisi manusia menggunakan otak untuk mencapai informasi
Kelebihan dan Kekurangan
Setiap
unsur tentu memiliki kelebihan maupun kekurangan, disini yang jelas terlihat
adalah arsitektur komputer jelas memiliki kelebihan dalam kecepatan, ketepatan,
dan energi, tetapi hal tersebut juga merupakan kelebihan dari kognisi manusia
yang mengoperasikannya. Kekurangannya tentu kognisi manusia memiliki energi
terbatas, karena ada saatnya diistirahatkan. Begitu juga dengan komputer yang
tidak bisa digunakan terlalu lama, jika terlalu lama akan merusak komputer itu
sendiri.
DAFTAR PUSTAKA
Alfatta,
H. (2007). Analisis dan perancangan informasi.
Yogyakarta: Andi Offset
Solso,
Maclin, Maclin. (2008). Psikologi kognitif.
edisi kedelapan. Jakarta: Erlangga
Syafrizal,
M. (2005). Pengantar jaringan komputer.
Yogyakarta: Andi Offset
Tidak ada komentar:
Posting Komentar